Adhi Karya Nyatakan Telah Menarik Diri Dari KSO ADHI-PGASOL Di Proyek Pemipaan Balikpapan Senipah

oleh

JAKARTA – Corporate Secretary PT Adhi Karya Tbk (ADHI), Farid Budiyanto, Senin (22/8/2022) menyatakan perusahaan raksasa konstruksi nasional itu telah mundur dari kerjasama operasi (KSO) atau konsorsium dengan PT PGAS Solution pada retender pelaksana proyek pemipaan Kilang Balikpapan Senipah di PT Pertamina Gas. 

“Pada proses tender Proyek Pipanisasi Kilang Balikpapan Senipah, awalnya ada kerja sama ataupun konsorsium antara PT Adhi Karya (Persero) Tbk. – ADHI dengan PT PGAS Solution, tetapi pada proses tender pertama yang diadakan oleh PT Pertamina Gas dan diikuti oleh Kerja Sama Operasi (KSO) ADHI – PT PGAS Solution. Pada prosesnya, KSO tersebut dinyatakan tidak lulus dan diinfokan bahwa pelaksanaan tender dibatalkan pada Oktober 2021,” terang Farid dalam keterangan resmi diterima cerinews.id, Senin (22/8/2022) sore. 

Farid lebih lanjut menjelaskan, pada Desember 2021, dilakukan tender ulang atau re-tender untuk proyek tersebut. 

“Namun dengan pertimbangan internal, ADHI menyatakan belum dapat berpartisipasi. Dengan demikian, ADHI tidak memiliki kaitan kerja pada pelaksanaan proses Pekerjaan Proyek Pipanisasi Kilang Balikpapan Senipah,” ungkap Farid.

Farid menegaskan bahwa pada tiap proses pekerjaan, ADHI selalu amanah dalam menjalankan tugas dan mengedepankan penerapan prinsip GCG dengan kehati-hatian yang tinggi.

Terkait pernyataan Farid tersebut, Direktur Eksekutif CERI, Yusri Usman menyatakan memberikan apresiasi atas keterbukaan Sekretaris Perusahaan PT Adhi Karya (Persero) Tbk tersebut, sikap keterbukaan seperti ini seharusnya patut dicontoh oleh Direksi PT PGASOL.

Sehingga, sikap PT PGASOL menutup diri dengan berlindung pada Undang Undang yang tidak relevan dengan hal yang dikonfirmasikan ?

Bukankah sikap yang demikian  malah menimbulkan kecurigaan besar terhadap pelaksanaan pemipaan tersebut,  apakah benar mereka telah menunjuk langsung PT CPM sebagai subkon tanpa proses tender?,” tukas Yusri.

Baca Juga :   Tender Janggal Proyek Rumah Sakit Bali International Hospital Senilai Rp 700 Miliar Lebih, CERI: Patut Dicurigai Ada Tekanan Orang Kuat?

Sehingga bisa menjadi kenyataan setelah PGASOL memenangkan kontrak pemipaaan kenapa terkesan disembunyikan selama ini oleh Direksi PGASOL, tutup Yusri ( CERI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.