Ada Apa dengan Mantan Wakil Menteri Desa Terkait Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

oleh

MANTAN Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Paiman Raharjo, tiba-tiba ikut mengintimidasi Roy Suryo, melalui Whatsapp tanggal 6 Mei 2025 yang dikirim langsung kepada Roy Suryo, berisi “Permintaan untuk menghentikan tuduhan ijazah palsu Jokowi dan meminta maaf, karena hal tersebut adalah tindakan kriminalisasi, perbuatan tidak menyenangkan dan pencemaran nama baik”.

Dalam whatsappnya itu, Paiman juga mengatakan bahwa Jokowi sakit hati karena harga dirinya sudah diinjak-injak. Narasi yang menyiratkan nada intimidasi, mengindikasikan sebagai prilaku manipulatif Paiman Raharjo, untuk mengendalikan orang lain dengan rasa takut, terkait semakin masifnya upaya pengungkapan kasus dugaan ijazah palsu Jokowi.

Paiman Raharjo, juga mengatakan pernah melihat ijazah asli Jokowi dan sama dengan ijazah yang lain. Artinya Paiman Raharjo memiliki kewajiban, untuk membuktikan pernyataannya tentang ijazah Jokowi itu asli bukan palsu.

Menelusuri rekam jejak Paiman Raharjo, ternyata adalah sosok yang masa lalunya akrab dengan lingkungan pasar Jalan Pramuka. Paiman Raharjo sebagai Ketua Sedulur Jokowi, menurut pengakuan rekan-rekan pemilik kios percetakan di Jalan Pramuka, Paiman Raharjo memiliki kios percetakan di Jalan Pramuka, sekitar tahun 2011 sampai 2014.

Terkait dengan munculnya pengakuan Beathor, bahwa diduga ijazah Jokowi dibuat di Jalan Pramuka, maka bukan hal yang mengada-ada, jika soal ijazah Jokowi yang diduga palsu, akan bersinggungan dengan keberadaan Paiman Raharjo di pasar Jalan Pramuka sebagai pemilik kios percetakan.

Terlebih lagi Paiman Raharjo sebagai Ketua Sedulur Jokowi, kemudian kariernya bersinar mendapat jatah jabatan sebagai wakil menteri desa pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi.

Tanpa bermaksud menuding Paiman Raharjo sebagai otak pembuatan ijazah Jokowi, tapi dibutuhkan keterangan resmi Paiman Raharjo, alasan mengirim whatsapp kepada Roy Suryo yang menggunakan narasi intimidasi dan secara sepihak mendesak agar Roy Suryo meminta maaf atas perbuatannya yang sudah merusak citra Jokowi.

Kemudian klaim Paiman Raharjo sudah melihat ijazah Jokowi yang asli, perlu dibuktikan secara hukum oleh Paiman Raharjo. Sekaligus untuk menepis, kemungkinan akan muncul tudingan publik terhadap Paiman Raharjo terkait pembuatan ijazah Jokowi.***

Sri Radjasa MBA

Pemerhati Intelijen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.