Unjuk Rasa di Gerbang PHR, Mahasiswa Sebut Teman-teman Mereka Disogok Uang agar Tak Bersuara

oleh

PEKANBARU – Massa menamakan diri Pengurus Aliansi Mahasiswa Pemuda Riau berunjuk rasa Selasa (7/3/2023) pukul 14.00 WIB di Pintu Masuk Gate 2,5 PT. Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Jalan Paus Kelurahan Lembah Damai Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru.

Unjuk rasa diketahui dipimpim Koorlap Muhammad Teguh Kurnia dan Kordum Dimas Nur Pratama dengan jumlah pengunjuk rasa sekitar 25 orang.

Terkait jumlah peserta unjuk rasa itu, dalam orasinya mereka menyatakan kehadiran mereka saat itu berjumlah sedikit dikarenakan ada pihak PT PHR yang memberikan uang kepada mahasiswa untuk bungkam terhadap permasalahan yang terjadi saat ini di PHR. Mereka juga menyatakan mahasiswa akan turun dengan masa yang lebih besar apabila tuntutan tidak di tindak lanjuti.

Selain itu, dalam orasinya, massa juga menuntut PT. PHR harus transparan dalam penilaian layak atau tidaknya suatu perusahaan menjadi sub kontraktor di PT PHR dan memperhatikan betul layak atau tidaknya operasional kesehatan keselamatan kerja (K3) perusahaan.

Massa juga meminta PT. PHR harus respon cepat kejadian kecelakaan kerja seperti penyampaian kepada publik seperti konferensi pers melalui media masa dan lain sebagainya serta melakukan pengawasan penerapan SOP yang tepat sesuai ketentuan yang
berlaku dan segera mungkin melaksanakan pemberian santunan hak para pekerja yang mengalami kecelakan kerja dalam waktu secepatnya serta memperketat pengawasan pada sistem K3 Migas dan menerapkan zero accident.

“PT. PHR juga harus menindak tegas tegas seluruh sub kontraktor PHR yang telah lalai menerapkan sistem K3 Migas dan tidak sesuai SOP dengan pemutusan kontrak dan memblacklist kerjasama di PHR,” seru massa aksi.

Mereka juga menuntut Dewan Komisaris PHR untuk mengeluarkan keputusan pemberhentian sementara kepada Pimpinan Direksi PT. Pertamina Hulu Rokan Jaffe A Suardin dan EVP Upstream Business PT. PHR Edwil Suzandi.

Baca Juga :   Ketua FKMTI Ditahan, Eros Jarot: Ini Mempermalukan Presiden Jokowi

“Meminta BUMN mengevaluasi Jaffe A Suardin dan juga Edwil Suzandi dan
segera menonjobkan Jaffe A Suardin dan melakukan evaluasi besar-besaran di
tubuh PHR,” ungkap massa.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.