Joseph Oetomo: Sosok di Balik PT Toba Pulp Lestari, Berapa Porsi Sahamnya?

oleh
Joseph Oetomo

NAMA Joseph Oetomo mendadak menjadi sorotan publik dan pembicaraan hangat di industri kehutanan Indonesia.

Dilansir Suara.com pada Jum’at, 27 Februari 2026 | 05:20 WIB, namanya mencuat seiring dengan transisi kepemilikan saham besar-besaran di PT Toba Pulp Lestari Tbk (TPL), sebuah perusahaan produsen pulp (bubur kertas) raksasa yang beroperasi di wilayah Sumatera Utara.

Keterlibatan Joseph Oetomo menjadi menarik perhatian karena terjadi di tengah gelombang kritik dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) dan masyarakat adat terkait dampak ekologis operasional perusahaan di kawasan Danau Toba.

Transisi Kepemilikan dari Sukanto Tanoto ke Joseph Oetomo

Selama bertahun-tahun, PT Toba Pulp Lestari identik dengan konglomerat Sukanto Tanoto melalui grup Royal Golden Eagle (RGE). Namun, data terbaru menunjukkan adanya pergeseran dominasi kepemilikan.

Berdasarkan dokumen resmi dari Bursa Efek Indonesia (BEI), Joseph Oetomo kini memegang kendali atas 92,46% saham TPL.

Berita Terkait :   Anak Buah Sukanto Tanoto Buron KPK Diketahui Berada di Kalimantan, CERI Juga Minta Kejati Riau Tidak Tebang Pilih

Langkah strategis ini dilakukan melalui transaksi tidak langsung pada Januari 2024. Joseph, melalui perusahaan Pinnacle Company Pte. Ltd., mengakuisisi sekitar 1,28 miliar lembar saham yang kemudian dialihkan ke Allied Hill Limited, sebuah perusahaan yang berbasis di Hong Kong.

Secara struktur korporasi, Joseph merupakan pemilik tunggal dari Everpro Investments Limited yang berkedudukan di Samoa, yang membawahi Allied Hill Limited tersebut.

Profil Singkat Joseph Oetomo

Meski mengendalikan salah satu perusahaan industri terbesar di Sumatera Utara, sosok Joseph Oetomo tergolong “low profile” dan minim informasi pribadi di ruang publik. Berikut adalah beberapa poin penting mengenai latar belakangnya:

Kewarganegaraan: Joseph Oetomo tercatat sebagai warga negara Singapura.

Berita Terkait :   Jikalahari Nyatakan KPK Lemah, Minta Kejagung Ambil Alih Penangkapan Tangan Kanan Sukanto Tanoto Bernama Rosman yang Sudah Buron 14 Tahun

Koneksi dengan Raja Garuda Mas: Joseph diketahui menjabat sebagai Direktur di Raja Garuda Mas (nama lama dari grup Royal Golden Eagle milik Sukanto Tanoto).

Keahlian Industri: Berdasarkan informasi dari unggahan media sosial Duta Besar RI untuk Singapura, Joseph memiliki pemahaman mendalam mengenai hilirisasi industri. Ia menguasai detail produk turunan minyak kelapa sawit serta pengolahan pulp menjadi rayon sebagai bahan baku tekstil.

Di Tengah Pusaran Konflik Lingkungan

Kepemimpinan Joseph Oetomo di TPL tidak lepas dari tantangan besar. Saat ini, perusahaan tengah menghadapi tudingan serius dari WALHI dan komunitas adat.

TPL dianggap sebagai salah satu penyebab bencana ekologis seperti banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara akibat aktivitas pembukaan hutan dan penanaman pohon eucalyptus.

Berita Terkait :   Kejagung Tahan Dua Tersangka Korupsi Transfer Pricing PT Toba Pulp

WALHI berargumen bahwa perubahan tutupan hutan dalam skala besar telah melemahkan daya dukung lingkungan di kawasan Danau Toba.

Di sisi lain, pihak TPL melalui sekretaris perusahaan, Anwar Lawden, membantah keras tudingan tersebut. Mereka menyatakan bahwa operasional perusahaan telah sesuai dengan izin pemerintah dan lulus audit lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Sebagai pemilik baru dengan kendali hampir mutlak, langkah Joseph Oetomo sangat dinanti oleh publik. Apakah di bawah kendalinya TPL akan melakukan reformasi kebijakan lingkungan yang lebih hijau, atau tetap bertahan pada pola operasional lama di tengah tekanan masyarakat adat dan aktivis lingkungan?

Transparansi dan aksi nyata Joseph akan menjadi penentu masa depan kelestarian hutan di Sumatera Utara.(suara.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.