CERI Apresiasi Tindak Lanjut KPPU atas Pengaturan Tender dan Persaingan Usaha Tidak Sehat Proyek Cisem 2

oleh

JAKARTA – Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) menyatakan memberikan apresiasi atas tindakan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang menindak lanjuti laporan CERI tentang Dugaan Pengaturan Tender dan Persaingan Usaha Tidak Sehat pada tender nomor 10470109 Pekerjaan Konstruksi Terintegrasi Rancang dan Bangun Pembangunan Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon-Semarang (Cisem) Tahap 2 yang dilaksanakan oleh Pokja 7 UKPBJ Kementerian ESDM.

“Dengan keluarnya hasil tindak lanjut dari KPPU itu, kami berharap KPK untuk segera menindak lanjutinya ke tahap penyidikan,” tegas Sekretaris CERI, Hengki Seprihadi, Rabu (4/6/2025).

Sebagaimana diberitakan berbagai media pada Selasa (3/6/2025), Investigator Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) resmi menyelesaikan proses investigasi atas dugaan persekongkolan tender dalam mega proyek Pipa GasCirebon–Semarang (Cisem) Tahap II senilai hampir Rp3 triliun.

Ketua KPPU M Fanshurullah Asa mengatakan, perkara tersebut kini siap memasuki tahap persidangan. Hal ini menyusul temuan kuat adanya pelanggaran Pasal 22 UU Nomor 5 Tahun 1999 tentang larangan persekongkolan atau kolusi dalam proses tender.

“Di balik urgensi proyek ini, KPPU mencium aroma kolusi yang diduga melibatkan pemain besar dan panitia tender sendiri,” ucap Fanshurullah melalui keterangan resmi, Selasa (3/6/2025).

Investigator KPPU menetapkan lima pihak sebagai terlapor, yakni PT Timas Suplindo, PT Pratiwi Putri Sulung, PT PP (Persero), PT Nindya Karya, dan Kelompok Kerja Pemilihan Kementerian ESDM 7.

Fanshurullah menyebut, dengan sekurangnya dua alat bukti sah, KPPU menyatakan bahwa terdapat indikasi kuat terjadinya pelanggaran hukum persaingan usaha. Selanjutnya, perkara akan dibawa ke persidangan untuk pemeriksaan oleh Majelis Komisi.

“Kasus ini tidak hanya menyangkut kerugian negara dari sisi efisiensi anggaran, namun juga berisiko menggerus kepercayaan investor terhadap tata kelola proyek-proyek strategis nasional,” imbuhnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.